Pembuatan
sumur bor adalah solusi untuk mendapatkan sumber air yang layak digunakan untuk
menunjang kebutuhan sehari-hari atau keperluan industri. Bor sumur dangkal
dibuat dengan cara melubangi tanah secara tradisional (manual) atau mengunakan
mesin bor sampai ketemu lapisan sumber air (Aquafer)
dengan kedalaman kurang dari 20 meter. Keberadaan air tanah sangat tergantung
besarnya curah hujan dan besarnya air yang dapat meresap kedalam tanah. Faktor
lain yang mempengaruhi adalah kondisi litologi (Batuan) yang permeabilitasnya
tinggi akan mempermudah infiltrasi air hujan kedalam formasi batuan. Dan
sebaliknya batuan dengan sementasi kuat dan kompak memiliki kemampuan untuk
meresapkan air kecil, air yang meresap kedalam tanah akan mengalir mengikuti
gaya gravitasi bumi. Lapisan yang mudah dilalui oleh air tanah disebut lapisan
permeabel (tembus air), seperti lapisan yang terdapat pada pasir dan kerikil,
sedangkan lapisan yang sulit dilalui air tanah disebut lapisan impermeabel (tak
tembus air), seperti lapisan lempung (Suryo et al.,2016).