Sistem Pembumian (Grounding System)

0 Comments

Sistem pembumian (grounding system) adalah suatu perangkat instalasi yang berfungsi untuk melepaskan arus listrik bocor atau berlebih tegangan (sambaran petir) ke dalam bumi. Pembumian atau disebut juga pentanahan dalam sistem jaringan tegangan rendah maupun tinggi terdiri dari dua bagian yaitu: elektrode bumi dan hantaran pentanahan. Tujuan dari Pembumian adalah sebagai pengaman dari kejut listrik yang disebabkan oleh tegangan sentuh dan kerusakan alat yang disebabkan karena rusaknya isolasi. Tegangan sentuh dapat terjadi karena kebocoran/kegagalan isolasi pada perlengkapan listrik seperti motor listrik, seterika listrik, kotak hubung bagi dsb. Besar tegangan sentuh yang membahayakan manusia adalah 50 V keatas (untuk tempat kering) atau 25 V keatas (untuk tempat lembab). Grounding system ada 2 macam, pertama untuk pengamanan peralatan listrik akibat kebocoran arus dan kedua untuk pengamanan dari bahaya sambaran petir.

sistem pembumian
Contoh; Grounding Peralatan Listrik
sistem pembumian
Contoh; Grounding Penangkal Petir

Pembumian dilakukan dengan cara menghubungkan peralatan listrik, seperti body motor listrik, genset dan stop kontak hubung dengan elektroda tanah yang ditanam didalam tanah. Sedangkan untuk melindungi bangunan dari sambaran petir perlu dibuatkan jalur sendiri untuk pembumian. Penghantar Pembumian harus sesuai dengan PUIL terutama berkenaan dengan:

1. bahan dan tipe konduktor, dan
2. ukuran konduktor.

Penghantar pembumian adalah tembaga dan alumunium. Elektrode Bumi dijelaskan pada PUIL adalah penghantar yang ditanam dalam bumi dan membuat kontak langsung dengan bumi. Pemasangannya harus dapat dilihat untuk pengujian penglihatan dan harus sesuai PUIL juga dalam hal metode pemasangan dan pengamanannya. Elektrode bumi yang ditanam di dalam tanah berfungsi untuk mentanahkan badan peralatan instalasi yang akan diamankan sebagai tindakan dari tegangan sentuh tidak langsung. Bahan elektrode yang banyak/umum digunakan PLN adalah pipa baja yang digalvanisir yang dilengkapai dengan rel tembaga dan tembaga bulat (BC). Sedangkan ukuran pipa baja yang digalvanisir adalah 1½” sepanjang 2,75 m dan rel tembaga sebagai perlengkapannya mempunyai ukuran 17 x 3 mm² tapi pada umumnya banyak dipakai tembaga bulat ukuran 50 mm². ukuran tembaga bulat untuk bahan elektrode adalah 5/8” sepanjang 2 m.
Tahanan pembumian untuk rumah tangga menurut PUIL adalah maksimal 5 ohm, Sedangkan untuk penangkal petir di usahakan dibawah 0.5 ohm. Segera periksa grounding sistym rumah, pergudangan, perkantoran dan pergudangan dari bahaya kebacoran arus listrik dan sambaran petir ketika memasuki musim hujan. Kami CV. Surabaya Drilling Service siap memberikan pelayanan jasa terbaik dalam perawatan maupun pemasangan grounding system properti anda, dengan dibantu team profesional dan peralatan yang modern menjadikan pekerjaan semakin cepat dan efisien.